Fasilitas pejalan kaki merupakan aspek penting dalam memenuhi faktor keamanan dan kenyamanan penggunamoda jalan kaki. Selain memenuhi aspek kemanan dan kenyamanan, pengembangan moda jalan kaki juga dapatmemberikan dampak baik dalam aspek pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pembangunan dengan modelyang lebih modern serta memperhatikan seluruh aspek yang ada dilokasi pedestrian perlu dilakukan.Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model pedestrian yang sesuai di Persimpangan Purin, KabupatenKendal. Hasil penelitian tentang persentase pedestrian didapatkan. Pejalan kaki yang akan ke kantor dan sekolah sebanyak54%, belanja sebanyak 18%, rumah sebanyak 2%, tempat parkir sebanyak 2% dan lainnya sebanyak 24%. Hasil darifaktor keamanannya didapat sebesar 54,52% dan masuk kedalam kategori kurang baik (KB), dari faktor kenyamanannyadidapat sebesar 52,32% dan masuk ke dalam kategori kurang baik (KB). Sedangkan dari faktor keamanan dankeamanannya didapat sebesar 53,42% dan masuk kedalam kategori kurang baik (KB). Pengamatan lokasi sertapengambilan data sebanyak 50 responden dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dalam permodelanyang akan dilakukan. Peneliti juga mengembangkan aspek yang cukup menonjol dilokasi sebagai acuan permodelan yaitukuliner dan terminal. Dengan mengabungkan semua hal yang ada, potensi terjadinya kontak sosial di lokasi akan semakinbesar. Letaknya yang dilewati sebuah drainase perkotaan yang cukup besar menjadi areal konsen permodelan. Modelpedestrian bridge yang berintegrasi dengan pedestrian mall, terminal, dan areal parkir dinilai lebih cocok untukditerapkan. Selain menjadi penunjang pejalan kaki, areal tersebut bisa menjadi penggerak ekonomi dikawasan yangdikembangkan
Copyrights © 2022