Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan perbaikan pada proses produksi garment line 3 PT. MAS ARYA INDONESIA 2. Hal ini dilakukan karena tingginya defect yang terjadi pada line 3 dibandingkan line lainnya. Penelitian ini menggunakan metode six sigma dimulai dari tahap define, measure, analyze, improve, control. Pada tahap define merupakan alur proses produksi dari material datang sampai siap kirim. Pada tahap measure ditemukan empat defect tertinggi dari hasil diagram pareto yaitu: defect oil mark dengan nilai DPMO 233568,7 dengan nilai sigma 2,23, defect Broken stitches at Bottom hem dengan nilai DPMO 109179,8 dengan nilai sigma 2,73, defect Pleat at Bottom hem dengan nilai DPMO 70070,61 dengan nilai sigma 2,98, defect Twisted or roped seam at Inseam dengan nilai DPMO 68984,25 dengan nilai sigma 2,98. Hasil analyze ditemukan faktor penyebab terjadinya defect menggunakan diagram fishbone yaitu faktor mesin, manpower, material, metode dan motivasi. Pada tahap improve dilakukan perbaikan atas faktor penyebab defect dan dalam tahap control dilakukan pengawasan atas usulan perbaikan yang telah dilakukan.
Copyrights © 2022