Stunting pada anak balita tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dirancang untuk meningkatkan perilaku hidup bersih melalui lima pilar utama: Stop Buang Air Besar Sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan, pengelolaan sampah, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-analitik dengan desain cross-sectional untuk mengevaluasi efektivitas STBM dalam menurunkan kasus stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tiga pilar utama—Stop BABS, cuci tangan pakai sabun, dan pengelolaan air/makanan—secara signifikan menurunkan prevalensi stunting. Faktor sosialekonomi keluarga dan partisipasi masyarakat juga berperan penting. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan holistik dan partisipatif dalam implementasi STBM, serta integrasi dengan edukasi gizi dan dukungan pemerintah daerah untuk keberlanjutan program.
Copyrights © 2025