Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang balita dan dapat berdampak pada pertumbuhan serta perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kondisi fasilitas sanitasi rumah tangga dengan kejadian ISPA pada balita. Penelitian menggunakan desain observasional analitik cross-sectional dengan sampel 150 balita berusia 0–59 bulan. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi rumah terkait ventilasi, akses air bersih, toilet layak, dan kebersihan lingkungan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 40% balita mengalami ISPA, dan kejadian ini berhubungan signifikan dengan kondisi ventilasi rumah, akses air bersih, toilet, dan kebersihan lingkungan (p < 0,05). Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi terpadu berupa perbaikan fasilitas sanitasi dan edukasi perilaku kebersihan keluarga untuk menurunkan risiko ISPA pada balita.
Copyrights © 2025