Teknologi computer vision terus berkembang dan diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk interaksi manusia dan komputer (human-computer interaction), khususnya dalam pengenalan emosi dari ekspresi wajah atau facial expression recognition (FER). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model CNN-BiLSTM yang dilengkapi dengan data augmentation untuk mendeteksi emosi seperti marah, bahagia, takut, sedih, terkejut, jijik, dan netral. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini adalah dataset publik FER2013, yang terdiri dari 35.887 gambar wajah grayscale berukuran 48x48 piksel. Teknik augmentasi data meliputi rotasi, flipping, dan pergeseran gambar untuk meningkatkan keragaman data dan mencegah overfitting. Model dilatih menggunakan optimizer Adam, dengan hyperparameter berupa batch size sebesar 32, jumlah epoch sebanyak 100, dan learning rate 0.001. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model CNN-BiLSTM mencapai akurasi validasi sebesar 95%, lebih tinggi dibandingkan CNN yang hanya mencapai akurasi 70%. Selain itu, validation loss pada CNN-BiLSTM lebih stabil, menunjukkan kemampuan generalisasi yang lebih baik dibandingkan CNN, yang mengalami fluktuasi signifikan akibat kemungkinan overfitting dan kurang optimalnya parameter seperti learning rate. Analisis menggunakan confusion matrix menunjukkan bahwa CNN-BiLSTM menghasilkan klasifikasi yang lebih akurat untuk setiap emosi. Model CNN-BiLSTM memberikan kinerja lebih unggul dalam mendeteksi emosi pada FER, terutama dalam menghadapi tantangan seperti pencahayaan, posisi wajah, dan kompleksitas ekspresi.
Copyrights © 2025