Evaluasi kinerja pegawai di Kantor SAMSAT Praya masih menghadapi kendala dalam akurasi dan efektivitas sistem penilaian, terutama karena sistem evaluasi yang digunakan saat ini hanya mengandalkan aplikasi absensi online. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan guna meningkatkan objektivitas dan transparansi dalam evaluasi kinerja pegawai dengan menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot lima kriteria, yaitu kehadiran, kedisiplinan, kualitas kerja, kerja sama tim, dan tanggung jawab, berdasarkan perbandingan berpasangan yang diperoleh dari responden. Selanjutnya, metode SAW diterapkan untuk menghitung nilai preferensi dan menentukan peringkat pegawai berdasarkan hasil perhitungan matematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa pegawai dengan nilai preferensi tertinggi adalah M. Suhandi Amin dengan skor 0.987.
Copyrights © 2025