Perkembangan teknologi dalam era Society 5.0 mendorong dunia pendidikan untuk mengintegrasikan inovasi digital ke dalam proses pembelajaran. Salah satu tantangan dalam pembelajaran kejuruan, khususnya pada kompetensi keahlian Tata Kecantikan di SMK, adalah rendahnya pemahaman konsep dan keterampilan problem solving siswa terkait penggunaan sunscreen, yang penting untuk kesehatan kulit di wilayah tropis seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menganalisis efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Augmented Reality (AR) guna meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam topik penggunaan sunscreen. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), dilaksanakan di SMKN 8 Surabaya dan SMKN 1 Buduran. Instrumen validasi menilai kelayakan materi, media, dan desain pembelajaran, sedangkan efektivitas diuji melalui ANCOVA. Hasil validasi menunjukkan model termasuk kategori “sangat layak”. Model PBL berbantuan AR terbukti secara signifikan meningkatkan pemahaman konsep dan problem solving siswa dibandingkan pembelajaran konvensional, serta menjadi alternatif inovatif yang relevan dalam pendidikan vokasi.
Copyrights © 2025