Perkembangan dalam bidang teknologi kecerdasan buatan telah mendorong penerapan teknik deep learning dalam analisis pasar keuangan, khususnya dalam meramalkan harga saham. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah model yang bisa memperkirakan harga saham Intel Corporation menggunakan metode Long Short-Term Memory (LSTM) untuk mendukung pengambilan keputusan dalam investasi. Metode yang dilakukan mencakup pengumpulan data historis dari Kaggle, preprocessing data (cleansing, scaling, dan membagi data untuk pelatihan dan pengujian), merancang model LSTM, dan melakukan evaluasi dengan menggunakan Root Mean Squared Error (RMSE). Model ini dilatih menggunakan 150 epoch dengan fungsi aktivasi tanh dan optimizer Adam. Hasil dari pengujian ini menunjukkan bahwa model LSTM mendapatkan nilai RMSE sebesar 0.0230 paling rendah, serta menunjukkan pola pergerakan harga yang sangat realistis. Hasil ini menunjukkan bahwa LSTM merupakan metode yang efisien untuk memodelkan data deret waktu dalam memprediksi harga saham, serta dapat berfungsi sebagai sumber informasi bagi investor dalam merancang strategi investasi yang didasarkan pada data.
Copyrights © 2025