Perkembangan teknologi informasi berperan penting dalam mendukung efisiensi dan akurasi pada sektor bisnis, termasuk industri pangan lokal. Penelitian ini bertujuan merancang serta mengimplementasikan sistem informasi manajemen produksi pada Pabrik Opak Sun Jaya Mandiri dengan mengintegrasikan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Full Costing. Metode EOQ digunakan untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku yang optimal guna menekan biaya persediaan, sedangkan metode Full Costing diterapkan untuk menghitung harga pokok produksi secara menyeluruh, mencakup biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, serta overhead. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengembangan perangkat lunak model Waterfall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EOQ menghasilkan jumlah pemesanan optimal sebesar 17.062 kilogram, sementara perhitungan Full Costing menunjukkan harga pokok produksi sebesar Rp7.872 per kilogram. Sistem yang dibangun terbukti mampu meningkatkan akurasi perhitungan, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta mengefisienkan pengelolaan persediaan dan biaya produksi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi informasi dengan metode manajerial yang tepat dapat memperkuat daya saing UMKM pangan lokal melalui pengelolaan produksi yang lebih efektif, efisien, dan terukur.
Copyrights © 2025