Kadar air adalah parameter kritis penentu kualitas biji kopi, namun metode pengukurannya yang standar, yaitu oven-drying, bersifat lambat, destruktif, dan boros energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi sistem alternatif non-destruktif berbasis pengolahan citra digital untuk memprediksi kadar air biji kopi. Metode yang diusulkan mengintegrasikan algoritma Deteksi Tepi Canny Untuk membangun model, sistem ini dilatih menggunakan data ground-truth yang membandingkan perubahan fitur geometris 50 sampel citra dengan data kadar air aktual. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental kuantitatif dengan 50 sampel biji kopi untuk membandingkan akurasi metode usulan terhadap metode oven-drying sebagai standar acuan. Kinerja sistem dievaluasi menggunakan metrik Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berbasis citra digital mampu memprediksi kadar air dengan baik, mencapai tingkat kesalahan rata-rata (MAPE) sebesar 11.72%.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode pengolahan citra digital merupakan alternatif yang sangat potensial, karena tidak hanya menawarkan akurasi yang menjanjikan tetapi juga jauh lebih unggul dalam hal efisiensi waktu (hitungan detik vs. jam) dan bersifat non-destruktif, sehingga relevan untuk implementasi di industri kopi.
Copyrights © 2025