Warung kopi sekarang sudah lebih modern dan bisa berfungsi sebagai tempat sosial sekaligus produktif yang digemari anak-anak muda. Namun, kebanyakan warung kopi lokal masih menghadapi kendala dalam penggunaan otomasi teknologi untuk mempermudah servis, yang membuat pelayanan serta kepuasan pelanggan menjadi rendah. Penelitian ini ditujukan untuk mengeksplorasi dan menemukan fitur penting untuk aplikasi warung kopi berbasis user experience (UX) dengan menggunakan Prompt Engineering dan LLM. Tiga aplikasi kopi digital—Starbucks Indonesia, Fore Coffee, dan TOMORO Coffee—menjadi sumber data untuk analisis deskripsi dan ulasan mereka untuk fitur-fitur yang relevan. Hasil yang diperoleh ditambahkan ke dalam kuisioner untuk dievaluasi dari sudut IPCA. Pemetaan yang diperoleh menunjukkan bahwa fitur pre-order, sistem loyalitas, serta antrian waktu nyata sebagai yang penting namun tidak optimal dalam kinerja, khususnya pada aplikasi lokal. Penemuan ini mendorong pengembangan fitur yang lebih baik pada aplikasi lokal agar bisa bersaing dengan kompetitor besar dengan meningkatkan fitur yang lebih penting dan kebutuhan pengguna.
Copyrights © 2025