REMIK : Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer
Vol. 9 No. 3 (2025): Volume 9 Nomor 3 Agustus 2025

Pemilihan Guru Terbaik Pada MTs Al-Amanah dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

Tri Hartono (Universitas Pelita Bangsa)
Muhammad Makmun Effendi (Universitas Pelita Bangsa)
Nanang Tedi Kurniadi (Universitas Pelita Bangsa)



Article Info

Publish Date
21 Aug 2025

Abstract

Pemilihan guru terbaik di MTs Al-Amanah selama ini menghadapi tantangan dalam hal subjektivitas penilaian, kurangnya transparansi, dan proses yang memakan waktu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Penelitian ini menggunakan AHP sebagai metode pengambilan keputusan yang sistematis dan objektif. Metode AHP memungkinkan perbandingan antar kriteria secara berpasangan serta perhitungan bobot prioritas berdasarkan tingkat kepentingannya. Hasil dari proses perangkingan menunjukkan bahwa Guru C (Iik Hikmah) memiliki nilai tertinggi sebesar 0,3106, disusul oleh Guru D (Kholilullah Ridho) dengan nilai 0,3098, Guru A (Hasan Basri) sebesar 0,2396, dan Guru B (Marpuah) sebesar 0,1400. Berdasarkan hasil tersebut, sistem ini mampu memberikan penilaian yang lebih adil dan rasional dalam menentukan guru terbaik. Selain itu, model ini juga menawarkan fleksibilitas tinggi dalam menentukan kriteria evaluasi dan alternatif penilaian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Dengan demikian, penerapan metode AHP terbukti efektif dalam mempercepat dan menyederhanakan proses seleksi guru terbaik di MTs Al-Amanah, sekaligus meningkatkan kualitas pengambilan keputusan secara keseluruhan

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

remik

Publisher

Subject

Computer Science & IT Decision Sciences, Operations Research & Management Education

Description

REMIK adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Informatika Politeknik Ganesha Medan yang bertujuan untuk mewadahi penelitian di bidang Manajemen Informatika. REMIK adalah wadah informasi berupa hasil penelitian, studi kepustakaan, gagasan, aplikasi teori dan kajian analisis kritis ...