Pemilihan guru terbaik di MTs Al-Amanah selama ini menghadapi tantangan dalam hal subjektivitas penilaian, kurangnya transparansi, dan proses yang memakan waktu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Penelitian ini menggunakan AHP sebagai metode pengambilan keputusan yang sistematis dan objektif. Metode AHP memungkinkan perbandingan antar kriteria secara berpasangan serta perhitungan bobot prioritas berdasarkan tingkat kepentingannya. Hasil dari proses perangkingan menunjukkan bahwa Guru C (Iik Hikmah) memiliki nilai tertinggi sebesar 0,3106, disusul oleh Guru D (Kholilullah Ridho) dengan nilai 0,3098, Guru A (Hasan Basri) sebesar 0,2396, dan Guru B (Marpuah) sebesar 0,1400. Berdasarkan hasil tersebut, sistem ini mampu memberikan penilaian yang lebih adil dan rasional dalam menentukan guru terbaik. Selain itu, model ini juga menawarkan fleksibilitas tinggi dalam menentukan kriteria evaluasi dan alternatif penilaian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Dengan demikian, penerapan metode AHP terbukti efektif dalam mempercepat dan menyederhanakan proses seleksi guru terbaik di MTs Al-Amanah, sekaligus meningkatkan kualitas pengambilan keputusan secara keseluruhan
Copyrights © 2025