Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teman sebaya dalam memotivasi belajar siswa sekolah dasar, khususnya di SDN 197/II Pulau Pekan. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya interaksi sosial sebagai faktor eksternal yang signifikan dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan observasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi yang melibatkan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran teman sebaya sangat signifikan dan multidimensional dalam memotivasi belajar siswa. Teman sebaya tidak hanya berfungsi sebagai sumber motivasi eksternal, tetapi juga sebagai sistem pendukung sosial-emosional yang meningkatkan rasa percaya diri dan mendorong kolaborasi. Ditemukan pula adanya perbedaan peran berdasarkan gender, di mana siswa laki-laki cenderung lebih terpengaruh oleh kompetisi sehat, sementara siswa perempuan lebih menekankan pada dukungan emosional dan kerjasama. Perbedaan ini menegaskan bahwa dinamika gender memengaruhi cara siswa menerima dan memberikan motivasi belajar dari teman sebayanya.
Copyrights © 2025