Tulisan ini mengulas secara komprehensif warisan intelektual James C. Scott dengan menelusuri benang merah pemikirannya, dari studi tentang ekonomi moral petani, infrapolitik, dan hidden transcripts, hingga kritik tajam terhadap negara modern dan high modernism. Melalui pembacaan atas karya-karya kuncinya, esai ini menunjukkan konsistensi Scott dalam membela pengetahuan lokal (métis) dan otonomi subsistensi. Analisis kemudian diperluas pada karya terakhir Scott, In Praise of Floods, yang memosisikan sungai dan banjir sebagai entitas ekologi politik yang ‘melawan’ Negara. Tulisan ini menegaskan relevansi pemikiran Scott bagi konteks Indonesia, terutama dalam isu agraria, pembangunan, dan pengelolaan sungai
Copyrights © 2026