Abstract: Stunting merupakan masalah gizi yang signifikan di Indonesia, terutama pada anak usia dini, yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam jangka panjang, yang berdampak pada gangguan pertumbuhan fisik dan perkembangan otak. Faktor-faktor utama yang berkontribusi terhadap stunting meliputi asupan gizi yang buruk dan pola asuh yang tidak memadai dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pentingnya pola asuh anak dan pemberian gizi yang seimbang dalam mencegah stunting di Desa Aikmel Utara, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Melalui program Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PMD) Universitas Mataram, dilakukan sosialisasi mengenai stunting dan literasi gizi dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Survei yang dilakukan mengungkapkan bahwa 42 dari 47 anak di desa tersebut mengalami stunting, dengan faktor utama penyebabnya adalah pola makan dan pola asuh orang tua. Sosialisasi ini melibatkan narasumber ahli yang memberikan informasi mengenai pentingnya pemberian makanan bergizi, kebersihan lingkungan, serta pemeriksaan kehamilan rutin. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih peduli terhadap asupan gizi anak dan pola asuh yang baik untuk mencegah stunting, khususnya pada periode 1000 Hari Pertama Kelahiran. Keywords: Stunting, Pola Asuh, Gizi Seimbang, Kuliah Kerja Nyata, Pemberdayaan Masyarakat.
Copyrights © 2025