Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan fitokimia pada ekstrak etanol kunyit (Curcuma longa) dan bawang putih (Allium sativum) serta membandingkan profil senyawa aktif yang terdapat pada keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kunyit positif mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan steroid, sedangkan ekstrak etanol bawang putih positif mengandung alkaloid, flavonoid, dan saponin, namun negatif terhadap tanin dan steroid. Kandungan alkaloid pada kedua ekstrak terdeteksi melalui reaksi dengan pereaksi Mayer, Dragendroff, dan Bouchardat, mengindikasikan potensi aktivitas biologis sebagai antimikroba dan neuroprotektif. Sementara itu, keberadaan flavonoid yang teridentifikasi melalui uji AlCl₃ mendukung potensi efek antioksidan dan antiinflamasi dari kedua tanaman. Terdapat perbedaan yang jelas dalam profil fitokimia antara kedua tanaman. Kunyit menunjukkan keragaman senyawa bioaktif yang lebih tinggi dengan empat golongan senyawa positif dibandingkan bawang putih yang hanya mengandung tiga golongan senyawa, yang menjelaskan dasar ilmiah perbedaan aplikasi klinisnya.
Copyrights © 2026