Kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, termasuk di lingkungan sekolah. Anak-anak usia sekolah dasar dengan aktivitas fisik yang tinggi rentan mengalami cedera ringan, seperti luka lecet, memar, atau terkilir, baik saat bermain maupun berolahraga. Pada usia ini, anak-anak cenderung belum memahami cara menangani cedera dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi P3K terhadap pengetahuan siswa SD tentang pertolongan pertama pada cedera kecelakaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah Pra Eksperimen one group pre-post test dengan teknik total sampling pada 43 responden siswa kelas V dan VI SD Negeri 02 Kuta, menggunakan kuesioner. Untuk menganalisis efektivitas sebelum dan sesudah diberikan intervensi menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian ini terjadi peningkatan skor sebelum diberikan edukasi P3K memiliki skor rata-rata adalah 11,44 sedangkan skor pengetahuan siswa kelas V dan VI sesudah diberikan edukasi P3K memiliki skor rata-rata adalah 21,23. Diperoleh nilai signifikansi p-value sebesar 0,010 (<0,05) pada pretest dan posttest pengetahuan siswa mengenai P3K. Dari hasil penelitian ini membuktikan bahwa Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan edukasi P3K pada siswa kelas V dan VI di SD Negeri 02 Kuta.
Copyrights © 2026