Stroke dapat menyebabkan pasien berisiko tinggi mengalami ulkus dekubitus, yang memerlukan perhatian khusus dari keluarga dalam perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam mengurangi risiko ulkus dekubitus pada pasien pasca stroke, serta menguji apakah keterampilan keluarga memediasi hubungan antara pengetahuan dan risiko tersebut. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan subjek 60 keluarga yang merawat pasien stroke di rumah sakit sampai ke rumah. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Pressure Ulcer Prevention Protocol Interventions untuk keterampilan keluarga, Beckman Development Knowledge Scale untuk pengetahuan, dan Braden Scale untuk mengukur risiko ulkus dekubitus. Analisis data dilakukan dengan regresi jalur untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan pengasuh memiliki pengaruh positif signifikan terhadap keterampilan pengasuhan keluarga (β = 0,256, p = 0,007), yang menjelaskan 12% varians dalam keterampilan (R² = 0,12). Keterampilan pengasuhan keluarga berpengaruh signifikan terhadap penurunan risiko ulkus dekubitus (β = 0,244, p = 0,019), yang menjelaskan 9,2% varians dalam risiko (R² = 0,092). Pengetahuan tidak memiliki pengaruh langsung terhadap risiko ulkus dekubitus (β = -0,076, p = 0,332), namun keterampilan keluarga memediasi hubungan antara pengetahuan dan risiko tersebut secara signifikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan keluarga, yang dipengaruhi oleh pengetahuan, dapat mengurangi risiko ulkus dekubitus pada pasien stroke.
Copyrights © 2026