ABSTRAK Aromaterapi merupakan terapi yang memanfaatkan komponen minyak esensial dari tumbuhan. Menurut studi sekitar 40% wanita telah menggunakan aromaterapi lemon dalam meredakan keluhan mual dan muntah. Dari sekitar tersebut 26,5% melaporkan bahwa aroma lemon merupakan cara yang efektif untuk mengontrol gejala mual muntah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi inhalasi lemon terhadap mual dan muntah pada ibu hamil trimester I di BPM Rosalina Munthe Medan Johor. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan penelitian One Group Pre-test Post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami mual dan muntah trimester I berjumlah 28 orang dan sampel berjumlah 15 orang. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Analisa bivariat dengan uji t-dependent. Hasil penelitian univariat diperoleh rata-rata frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I sebelum diberikan aromaterapi inhalasi adalah 4,60 kali, median 5 kali dengan stándar deviasi 1,298 kali. Frekuensi mual dan muntah terendah adalah 3 kali dan tertinggi adalah 7 kali. Rata-rata frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I sesudah diberikan aromaterapi inhalasi lemon adalah 3,87 kali, median 4 kali dengan stándar deviasi 1,302 kali. Frekuensi mual dan muntah terendah adalah 2 kali dan tertinggi adalah 6 kali. Hasil uji statistik diperoleh nilai p (0,000) dapat disimpulkan adanya pengaruh aromaterapi inhalasi lemon terhadap mual dan muntah pada ibu hamil trimester I di BPM Rosalina Munthe Medan Johor. Diharapkan kepada bidan dapat memberikan alternatif aromaterapi inhalasi lemon dalam mengurangi mual dan muntah selama kehamilan. Kata kunci : Ibu Hamil Trimester I, Aromaterapi, Inhalasi Lemon, Mual dan Muntah
Copyrights © 2026