Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Aromaterapi Inhalasi Lemon Terhadap Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I di Bpm Rosalina Munthe Medan Johor Rio Jenita Sipayung; Rizka Sititah Rambe; Rianita Siagian
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53906

Abstract

ABSTRAK Aromaterapi merupakan terapi yang memanfaatkan komponen minyak esensial dari tumbuhan. Menurut studi sekitar 40% wanita telah menggunakan aromaterapi lemon dalam meredakan keluhan mual dan muntah. Dari sekitar tersebut 26,5% melaporkan bahwa aroma lemon merupakan cara yang efektif untuk mengontrol gejala mual muntah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi inhalasi lemon terhadap mual dan muntah pada ibu hamil trimester I di BPM Rosalina Munthe Medan Johor. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan penelitian One Group Pre-test Post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami mual dan muntah trimester I berjumlah 28 orang dan sampel berjumlah 15 orang. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Analisa bivariat dengan uji t-dependent. Hasil penelitian univariat diperoleh rata-rata frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I sebelum diberikan aromaterapi inhalasi adalah 4,60 kali, median 5 kali dengan stándar deviasi 1,298 kali. Frekuensi mual dan muntah terendah adalah 3 kali dan tertinggi adalah 7 kali. Rata-rata frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester I sesudah diberikan aromaterapi inhalasi lemon adalah 3,87 kali, median 4 kali dengan stándar deviasi 1,302 kali. Frekuensi mual dan muntah terendah adalah 2 kali dan tertinggi adalah 6 kali. Hasil uji statistik diperoleh nilai p (0,000) dapat disimpulkan adanya pengaruh aromaterapi inhalasi lemon terhadap mual dan muntah pada ibu hamil trimester I di BPM Rosalina Munthe Medan Johor. Diharapkan kepada bidan dapat memberikan alternatif aromaterapi inhalasi lemon dalam mengurangi mual dan muntah selama kehamilan. Kata kunci : Ibu Hamil Trimester I, Aromaterapi, Inhalasi Lemon, Mual dan Muntah
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Stunting Pada Balita Di Desa Sumbul Tahun 2026 Rianita Siagian; Rio Jenita Sipayung
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting represents a state of chronic undernutrition occurring during the periods of growth and development from early life. Its occurrence can be attributed to various factors, including family and toddler characteristics, as well as inadequate nutrient intake coupled with infectious diseases in children. According to Mutia Nur (2026), 33 provinces recorded stunting prevalence rates among toddlers that exceeded the national average; among them, North Sumatra Province ranked 19th. Based on the Indonesian Nutritional Status Survey (SGGI), North Sumatra Province recorded a stunting prevalence of 21.1%. Kainjaihe is an area located in North Sumatra Province. Kainjaihe recorded a stunting prevalence rate of 16.16% in 2022; this figure is considered high, given the national target of reducing stunting prevalence to 14% by 2024 (Wahdini, 2024). This study aims to identify the factors contributing to stunting among toddlers.The study employed an analytical survey design with a cross-sectional approach. A total sampling technique was used, encompassing the entire population of 55 toddlers. Data analysis was conducted using the Chi-Square test.The results indicate that the factors associated with the incidence of stunting were maternal knowledge (α = 0.05, p = 0.001), parental education (α = 0.05, p = 0.002), and maternal diet during pregnancy (α = 0.05, p = 0.000).The study concludes that all the factors investigated are associated with the incidence of stunting among toddlers.