Sistem kepemimpinan dan politik orang Melayu memiliki karakteristik unik yang berkembang selama berabad-abad, membentuk tatanan sosial-politik yang kompleks dan hierarkis. Penelitian ini mengkaji struktur kepemimpinan tradisional Melayu, yang berpusat pada institusi kesultanan dengan konsep kedaulatan yang didasarkan pada legitimasi keagamaan, keturunan, dan kontrak sosial dengan rakyat. Melalui pendekatan historis-komparatif, jurnal ini menganalisis peran sultan sebagai pemimpin spiritual dan temporal, sistem stratifikasi sosial, mekanisme pengambilan keputusan, serta transformasi sistem politik Melayu dalam konteks modernisasi. Temuan menunjukkan bahwa meskipun mengalami perubahan signifikan, nilai-nilai kepemimpinan Melayu tradisional masih mempengaruhi praktik politik kontemporer di kawasan Nusantara.
Copyrights © 2023