Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep-konsep etnomatematika yang terkandung dalam makanan tradisional khas Jawa Barat yang dijajakan di kawasan kuliner Jalan Surya Kencana, Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap beberapa makanan tradisional, seperti Cungkring, Seupan Taleus, Soto Mie Bogor, Roti Unyil, dan Surabi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan-makanan tersebut memuat berbagai konsep geometri dan bangun ruang, antara lain persegi panjang, prisma segitiga, segitiga sama sisi, lingkaran, dan oval. Konsep-konsep tersebut tercermin pada bentuk, potongan, serta penyajian makanan. Temuan ini menunjukkan bahwa makanan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna. Integrasi etnomatematika berbasis budaya lokal berpotensi meningkatkan keterlibatan siswa serta menumbuhkan apresiasi terhadap kearifan lokal dalam pembelajaran matematika.
Copyrights © 2025