Penuaan merupakan proses biologis multifaktorial yang kompleks, ditandai oleh penurunan fungsi fisiologis dan meningkatnya kerentanan terhadap berbagai penyakit kronis. Proses ini berinteraksi secara erat dengan disfungsi ritme sirkadian, yaitu sistem pengaturan biologisendogen 24 jam yang berperan penting dalam menjaga homeostasis melalui regulasi metabolisme, fungsi imun, serta siklus tidur-bangun. Disregulasi ritme sirkadian tidak hanya menyertai proses penuaan, tetapi juga dapat mempercepat terjadinya perubahan degeneratif dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Aktivitas fisik diakui sebagai zeitgeber non-fotik yang kuat, mampu memodulasi dan memperkuat ritme sirkadian sentral ataupun perifer. Mekanisme yang terlibat meliputi regulasi ekspresi gen jam, modulasi suhu inti tubuh, perubahan kadar hormon, serta pengaruh terhadap jalur metabolik dan sensor energi seluler. Tinjauan pustaka ini membahas hubungan antara ritme sirkadian, aktivitas fisik, dan proses penuaan, serta menelaah bagaimana optimalisasi ritme sirkadian melalui aktivitas fisik yang terencana dapat berkontribusi sebagai strategi anti-penuaan progresif. Pendekatan ini berpotensi mendukung peningkatan healthspan dan mempertahankan fungsi fisiologi seiring bertambahnya usia.
Copyrights © 2026