Penelitian ini mengkaji strategi nation branding Tiongkok dalam konteks South-South cooperation melalui analisis studi kasus proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Lagoinha di Brasil (2023–2025). Metode kualitatif dengan kerangka teori Nation Branding (Simon Anholt) dan Soft Power (Joseph Nye) digunakan untuk memahami bagaimana proyek energi terbarukan ini membangun citra positif Tiongkok. Sumber resmi Tiongkok dan media menyoroti proyek ini sebagai capaian berkualitas tinggi Belt and Road yang menampilkan perusahaan China berteknologi maju dan bertanggung jawab. Proyek ini menciptakan lapangan kerja dan mendukung energi bersih, yang menurut pejabat Brazil dan China menjadikannya model kerjasama Sino-Brasil dan pembangunan hijau Narasi ini selaras dengan gagasan Anholt tentang penyusunan strategi citra nasional dan konsep soft power Nye berupa pengaruh lewat nilai dan daya tarik. Hasil studi menunjukkan proyek Lagoinha menampilkan Tiongkok sebagai mitra bertanggung jawab dan inovatif di negara berkembang, memperkuat tujuan nation branding dan soft power melalui kerjasama infrastruktur Global South.
Copyrights © 2026