Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The The European Super League Protest in England as a Form of Supporters Resistance Against Capitalism in Football Maulana, Iqbal; Muhammad Indrawan Jatmika
Hasanuddin Journal of Sociology (HJS) VOLUME 6, ISSUE 1, 2024
Publisher : Department of Sociology Faculty of Social and Political Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, sepak bola telah berubah menjadi arena untuk mencari keuntungan, menyebabkan ketegangan diantara para penggemar dan elit/petinggi klub. Wacana European Super League adalah produk sekian kalinya dari elit/petinggi klub dalam upaya mereka untuk memaksimalkan keuntungan di sepak bola. Hal ini telah menimbulkan reaksi negatif dari berbagai elemen dalam dunia sepak bola di seluruh dunia. Terutama di Inggris, para pendukung secara bersamaan melakukan protes terhadap keterlibatan klub masing-masing dalam wacana European Super League. Mobilisasi protes oleh para pendukung di Inggris merupakan bentuk resistensi mereka terhadap kapitalisme dalam sepak bola. Dengan menggunakan teori Marxisme, penelitian ini berusaha untuk menganalisis alasan mengapa para pendukung menolak wacana European Super League.
Nation Branding Tiongkok melalui South-South Cooperation: Studi Kasus PLTS Lagoinha 2023–2025: Indonesia Bajramaya, Dewa; ,Sadewo Pramono Putro; Muhammad Indrawan Jatmika
Spektrum Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/spektrum.v23i1.14616

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi nation branding Tiongkok dalam konteks South-South cooperation melalui analisis studi kasus proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Lagoinha di Brasil (2023–2025). Metode kualitatif dengan kerangka teori Nation Branding (Simon Anholt) dan Soft Power (Joseph Nye) digunakan untuk memahami bagaimana proyek energi terbarukan ini membangun citra positif Tiongkok. Sumber resmi Tiongkok dan media menyoroti proyek ini sebagai capaian berkualitas tinggi Belt and Road yang menampilkan perusahaan China berteknologi maju dan bertanggung jawab. Proyek ini menciptakan lapangan kerja dan mendukung energi bersih, yang menurut pejabat Brazil dan China menjadikannya model kerjasama Sino-Brasil dan pembangunan hijau Narasi ini selaras dengan gagasan Anholt tentang penyusunan strategi citra nasional dan konsep soft power Nye berupa pengaruh lewat nilai dan daya tarik. Hasil studi menunjukkan proyek Lagoinha menampilkan Tiongkok sebagai mitra bertanggung jawab dan inovatif di negara berkembang, memperkuat tujuan nation branding dan soft power melalui kerjasama infrastruktur Global South.