Penelitian ini menganalisis pengaruh financial distress dan leverage terhadap accounting prudence pada perusahaan manufaktur sub sektor food and beverage di BEI periode 2020–2024. Dari 16 populasi, diperoleh 8 sampel dengan 40 observasi melalui purposive sampling. Data sekunder berupa laporan keuangan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik, uji F, uji t, dan R². Hasil menunjukkan financial distress dan leverage berpengaruh signifikan secara simultan. Secara parsial, financial distress (X-score) berpengaruh positif signifikan, Z-score positif tidak signifikan, sedangkan leverage berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap accounting prudence.
Copyrights © 2025