Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan serat daun nanas sebagai bahan penguat pada material komposit berbasis PLA (Polylactic Acid) sebagai alternatif pengganti plastik berbasis minyak bumi yang kurang ramah lingkungan. Serat daun nanas dipilih karena memiliki kandungan selulosa tinggi (±69–71%) yang berpotensi meningkatkan kekuatan mekanik komposit sekaligus memanfaatkan limbah pertanian. Proses penelitian meliputi persiapan serat melalui perendaman dan perlakuan alkali, pencampuran dengan PLA menggunakan mesin molding plastik, serta pencetakan spesimen untuk pengujian mekanik. Uji tarik, uji impak, dan uji tekan dilakukan sesuai standar ASTM. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komposit serat daun nanas–PLA mampu mencapai kekuatan impak hingga ±34,70 kJ/m², kekuatan tarik hingga ±20,73 MPa, dan kekuatan tekan/bending hingga ±11,90 MPa. Variasi fraksi volume serat berpengaruh signifikan terhadap sifat mekanis, di mana peningkatan serat dalam batas tertentu meningkatkan performa, namun kelebihan fraksi serat menurunkan homogenitas material. Penelitian ini membuktikan bahwa serat daun nanas dapat digunakan sebagai material penguat ramah lingkungan dalam pembuatan komposit, sekaligus memberikan nilai tambah pada limbah pertanian.
Copyrights © 2026