Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk pendidikan. Dalam konteks global yang menghadapi krisis lingkungan dan perubahan iklim, pendidikan sains memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran ekologis dan perilaku berkelanjutan peserta didik. Salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab tantangan tersebut adalah konsep green chemistry atau kimia hijau, yang menekankan prinsip-prinsip keberlanjutan, efisiensi sumber daya, dan pengurangan dampak lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya revitalisasi pembelajaran sains di sekolah menengah dalam meningkatkan kontribusi menuju penerapan green chemistry. Pendekatan konseptual digunakan untuk menelaah integrasi nilai-nilai kimia hijau ke dalam kurikulum, strategi pembelajaran, dan pengembangan kompetensi siswa abad ke-21. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran sains yang direvitalisasi melalui pendekatan kontekstual, berbasis proyek, dan integratif dengan isu lingkungan mampu menumbuhkan literasi sains ekologis, keterampilan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap keberlanjutan. Artikel ini juga mengusulkan model konseptual revitalisasi pembelajaran sains berbasis green chemistry yang dapat diterapkan di sekolah menengah sebagai kontribusi nyata pendidikan terhadap pembangunan berkelanjutan.
Copyrights © 2025