Inhibitor adalah zat kimia yang mengurangi laju korosi logam ketika ditambahkan ke lingkungan. Inhibitor organik yang mengandung senyawa isoflavonoid dapat secara efektif mengurangi korosi. Ekstrak ampas tahu mengandung isoflavonoid, sehingga berpotensi menjadi inhibitor korosi organik. Studi ini menyelidiki penggunaan ekstrak limbah ampas tahu untuk memperlambat korosi. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode Ekstraksi Berbantuan Gelombang Mikro (MAE), yang mempercepat ekstraksi dengan memanaskan pelarut dan sampel dengan radiasi gelombang mikro. Pengujian korosi menggunakan metode pengurangan berat. Analisis FTIR mengkonfirmasi keberadaan senyawa flavonoid, dengan absorbansi tertinggi pada 2926 cm⁻¹. Baja lunak yang diberi perlakuan dengan ekstrak ampas tahu 1% menunjukkan laju korosi 2,1 mpy dan efektivitas inhibitor 89,3%. Kinerja terbaik dicapai dengan konsentrasi 2%, menghasilkan laju korosi 1,8 mpy dan efektivitas 90,9%.
Copyrights © 2025