Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar modal Indonesia terhadap tujuh peristiwa ekonomi dan non-ekonomi pada periode 2020–2025, meliputi serangan awal dan gencatan senjata perang Israel–Iran 2025, skandal korupsi Pertamina 2025 pada perusahaan sektor energi, peluncuran Danantara pada perusahaan BUMN, kebijakan efisiensi anggaran tahun 2020 dan kebijakan efisiensi anggaran tahun 2025 pada perusahaan sektor transportasi dan perhotelan, serta pengumuman kasus pertama COVID-19 di Indonesia pada perusahaan sektor transportasi dan perhotelan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode event study pada 40 perusahaan yang dijadikan sampel, dengan indikator Abnormal Return dan Trading Volume Activity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan dari seluruh peristiwa terhadap return maupun aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa peristiwa ekonomi dan non-ekonomi yang terjadi selama periode penelitian tidak memberikan dampak signifikan terhadap kinerja pasar modal Indonesia baik dari sisi return maupun aktivitas perdagangannya. Reaksi yang muncul cenderung terbatas pada beberapa saham tertentu
Copyrights © 2026