Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering dialami lansia dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Salah satu terapi nonfarmakologis, yaitu akupresur pada titik LI4 (Hegu), diyakini dapat membantu menurunkan tekanan darah melalui efek relaksasi dan pengaturan sistem saraf otonom. Namun, efektivitas terapi ini pada lansia di Kelurahan Kawatuna masih belum banyak dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan darah sebelum dan sesudah pemberian terapi akupresur Li4 (hegu). Penelitian ini menerapkan desain quasi eksperimen dengan menggunakan kelompok kontrol non-ekuivalen. Jumlah responden sebanyak 30 lansia yang terbagi ke dalam kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Pada kelompok perlakuan diberikan terapi akupresur pada titik LI4 selama dua minggu, sementara kelompok kontrol tidak mendapatkan intervensi apa pun. Tekanan darah diukur pada kedua kelompok sebelum dan setelah periode intervensi, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada kelompok intervensi setelah terapi akupresur LI4, sementara kelompok kontrol tidak mengalami perubahan bermakna. Hasil analisis bivariat memperlihatkan penurunan tekanan darah yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan signifikan antara pengukuran sebelum dan sesudah intervensi (p = 1,000; p > 0,05). Terapi akupresur pada titik LI4 terbukti memberikan pengaruh yang bermakna dalam menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Kelurahan Kawatuna.
Copyrights © 2026