Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)omerupakan sektor yang menjadi penopang penting bagi perekonomian nasional, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Di Desa Tanjung Pinang 1, salah satu UMKM yang berkembang adalah usaha kerajinan besi yang memproduksi peralatan pertanian, perlengkapan perkebunan, serta kebutuhan rumah tangga. Namun demikian, keterbatasan dalam akses pemasaran masih menjadi tantangan utama bagi para pengrajin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran digitalisasi pemasaran pada UMKM Toko Penampungan Kerajinan Besi Hadi dalam mendukung rantai distribusi produk kerajinan besi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatanostudi kasus, sementara pengumpulan data dilakukanjmelalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran digital mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan penjualan, serta memperkuat posisi toko penampungan sebagai perantara antara produsen dan konsumen. Dengan demikian, digitalisasi pemasaran menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat UMKM berbasis rantai distribusi di tingkat desa.
Copyrights © 2026