Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Desa Preneur di Desa Ngalang dalam mengembangkan usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) di Desa Ngalang Gedangsari, Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan teori Evaluasi Stufflebeam dengan menganalisis konteks, masukan, proses, produk (CIPP) yang digunakan untuk menilai program secara komprehensif dari aspek konteks, masukan, implementasi, hingga hasil akhir. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi deskriptif evaluatif. Berdasarkan hasil evaluasi CIPP, Program Desa Preneur di Desa Ngalang menunjukkan bahwa desa tersebut memiliki potensi lokal yang besar dari sektor pertanian dan ekonomi kreatif berbasis budaya sebagai modal pengembangan program. Namun, masih terdapat keterbatasan pada aspek masukan seperti rendahnya keterampilan manajerial, perencanaan bisnis, pemasaran digital, serta keterbatasan modal dan fasilitas. Dari sisi proses, implementasi program telah berjalan sesuai kerangka kebijakan melalui pelatihan, pendampingan, dan kegiatan promosi, meskipun partisipasi dan pemahaman masyarakat terhadap program belum merata sehingga implementasinya belum optimal. Sementara itu, dari aspek produk, program ini telah menghasilkan produk desa unggulan dengan identitas lokal, tetapi dampaknya terhadap peningkatan ekonomi pelaku UMKM belum signifikan dan berkelanjutan karena strategi pemasaran, branding, dan pemanfaatan promosi digital yang lemah.
Copyrights © 2026