Penyakit kardiovaskuler merupakan salah satu pandemi global yang terjadi dikalangan masyarakat dan berimplikasi kepada kesehatan klinis masyarakat. Penyakit kardiovaskuler terjadi akibat kelainan metabolik kompleks yang diakibatkan oleh obesitas, resistensi insulin, dislipidemia, dan hipertensi. Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling umum di Indonesia. Potensi meningkatnya prevalensi PKV di Provinsi Maluku sangat besar yang dimulai sejak usia dini. Kegiatan ini bertujuan untuk menegtahui distribusi dan faktor risiko penyakit kardiovaskuler (PKV) di Desa Lonthoir, Banda, Maluku Tengah. Kegiatan ini dihadiri oleh 66 responden dan berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa lebih dari sepertiga responden berada dalam kategori obesitas, sementara hampir setengah memiliki nilai IMT di atas normal dan sebanyak 43.9% responden memiliki lingkar perut ≥80 cm. Sebanyak 68.18% responden tergolong dalam kategori pre-hipertensi dan hipertensi dan sekitar 54.54% mengalami peningkatan kadar kolesterol total. Secara keseluruhan mayoritas responden memiliki faktor risiko PKV seperti obesitas, obesitas sentral, dan hipertensi. Hal ini berpotensi meningkatkan risiko perkembangan PKV di masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan program rutin skrining faktor risiko PKV sebagai upaya preventif di masyarakat.
Copyrights © 2026