Salah satu tantangan pada wirausaha muda adalah adanya persoalan pada tahap analisis pasar sebelum usaha mulai dirintis yakni produk yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain itu, minat siswa untuk berwirausaha masih cenderung rendah. Hal tersebut dipengaruhi oleh pola pikir yang kurang adaptif terhadap risiko dan ketidakpastian, serta ketakutan terhadap kegagalan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan di SMKN 1 Palu dan SMAN 2 Palu dengan memberikan workshop Design Thinking kepada siswa untuk membentuk karakter para siswa menjadi gigih, empati, peka, dan kreatif. Dimana karakter ini dibutuhkan untuk menjadi seorang wirausaha. Workshop dilakukan dengan metode praktik untuk meningkatkan partisipasi setiap peserta. Pendekatan berbasis praktik dan interaktif ini terbukti efektif dalam membangun kepercayaan diri, pola pikir kreatif, dan keterampilan wirausaha peserta. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme aktif selama proses workshop berlangsung dan kualitas hasil kerja akhir yang disusun oleh siswa. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan setelah workshop, 79% peserta menilai bahwa Design Thinking merupakan materi penting untuk mereka.
Copyrights © 2026