Perancangan Stasiun Kereta Api Tipe B di Wonosobo bertujuan untuk mendukung potensi reaktivasi jalur kereta api Purwokerto-Wonosobo oleh pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia. Wonosobo, yang terletak di Provinsi Jawa Tengah, memiliki kepadatan penduduk yang tinggi dan sektor pariwisata yang berkembang pesat, menyebabkan pertumbuhan jumlah kendaraan dan wisatawan setiap tahun. Oleh karena itu, perancangan stasiun ini sangat penting untuk meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas di daerah tersebut. Desain stasiun mengintegrasikan prinsip-prinsip arsitektur modern untuk menciptakan ruang publik yang fungsional, estetis, danefisien. Lokasi strategis di Kecamatan Wonosobo dipilih untuk memaksimalkan potensi aksesibilitas bagi pengguna transportasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi kualitatif dan kuantitatif, termasuk analisis data primer dan sekunder terkait rencana reaktivasi jalur kereta serta studi lapangan untuk memahami kondisi wilayah secara mendalam. Hasil dari perancangan stasiun kereta api tipe B di Wonosobo dengan konsep arsitektur modernadalah untuk wujud bangunan yang fungsional, efisien, dan estetis, selaras dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pengguna. Desain mengutamakan skala manusia, fungsionalitas, dan bentuk sederhana dengan konstruksi yang jujur dan material industrial, serta menghindari ornamen berlebihan. Gaya international style diadopsi dengan menekankan relevansi fungsional material, prinsip form follows function, dan elemen vertikalhorizontal. Konsep skin and bone menonjolkan struktur bangunan, menghasilkan tampilan minimalis yangmenekankan kejujuran material dan efisiensi ruang. Perancangan ini bertujuan menciptakan stasiun yang tidak hanya sebagai pusat transportasi, tetapi juga sebagai representasi visual kemajuan dan modernitas Wonosobo.
Copyrights © 2025