Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Penatausahaan, dan Sistem Pengendalian Internal terhadap Optimalisasi Pengelolaan Aset Tetap pada perangkat daerah di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Latar belakang penelitian ini didasari oleh temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama periode 2020–2023 yang menunjukkan adanya ketidaktertiban dalam pengelolaan aset tetap daerah, seperti aset tidak bersertifikat, nilai aset tidak sesuai, serta pemanfaatan aset oleh pihak yang tidak berwenang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai bidang akuntansi, aset, dan perbendaharaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Penatausahaan, dan Sistem Pengendalian Internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Optimalisasi Pengelolaan Aset Tetap. Secara simultan, keempat variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan aset tetap.Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kompetensi pegawai, pemanfaatan teknologi informasi yang tepat, pelaksanaan penatausahaan yang tertib, serta penguatan sistem pengendalian internal merupakan faktor kunci dalam optimalisasi pengelolaan aset tetap di lingkungan pemerintah daerah.
Copyrights © 2025