Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan Fear of Missing Out (FoMO) terhadap perilaku konsumtif digital siswa SMA di Puruk Cahu, serta menguji peran financial technology (fintech) sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 100 siswa SMA Negeri di Puruk Cahu. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS versi 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif digital, FoMO berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif digital, namun literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap FoMO. Selain itu, fintech terbukti mampu memoderasi secara signifikan pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif digital serta memoderasi pengaruh FoMO terhadap perilaku konsumtif digital. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan edukasi literasi keuangan digital yang terintegrasi dengan pengendalian aspek psikologis dan penggunaan fintech secara bijak, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dengan menambahkan variabel lain dan memperluas cakupan wilayah penelitian.
Copyrights © 2025