Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kemungkinan terjadinya financial distress melalui teori pentagon penipuan. Objek penelitian adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2021-2023. Populasi dalam penelitian ini adalah 62 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dari total populasi, sampel sebanyak 33 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2021-2023 ditentukan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa target keuangan, tekanan eksternal, sifat industri, dan jumlah foto CEO memiliki pengaruh positif terhadap kemungkinan terjadinya krisis keuangan, sementara stabilitas keuangan, pemantauan yang tidak efektif, pergantian auditor, dan pergantian direksi tidak mempengaruhi kemungkinan terjadinya kesulitan keuangan.
Copyrights © 2025