Kekerasan, intoleransi, dan perundungan (bullying) merupakan permasalahan serius dalam dunia pendidikan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan psikologis, iklim sekolah, dan capaian belajar peserta didik. Ketiga isu tersebut oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi disebut sebagai “tiga dosa besar pendidikan” yang perlu dicegah secara sistematis sejak pendidikan dasar. Artikel ini melaporkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi kepada siswa SD Negeri Titeu yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jabal Ghafur di Desa Dayah Meunara, Kecamatan Titeue Keumala. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman siswa mengenai bentuk, dampak, serta strategi pencegahan kekerasan, intoleransi, dan perundungan. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, simulasi peran (role play), diskusi kelompok, dan permainan edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual siswa, tumbuhnya sikap empatik dan toleran, serta meningkatnya kesadaran untuk mencegah dan melaporkan perilaku negatif di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi sekolah dan perguruan tinggi dalam penguatan pendidikan karakter di tingkat dasar
Copyrights © 2025