Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya tingkat keterampilan literasi membaca awal di kalangan kelas satu dan dua SD siswa sekolah dan terbatasnya ketersediaan media pembelajaran digital yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memeriksa kelayakan dan kepraktisan SIPAKATA (Si Pandai Kata) sebagai media pembelajaran digital yang inovatif untuk menunjang early reading melek huruf. Studi ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari analisis, tahap desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengujian kelayakan dilakukan oleh para ahli material, media ahli, dan ahli bahasa, sementara kepraktisan diukur melalui tanggapan guru dan siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa SIPAKATA layak, dengan skor validasi 75,5 persen dari pakar media, 80,3 persen dari ahli material, dan 78,9 persen dari pakar bahasa. Pengujian kepraktisan menunjukkan kategori yang sangat praktis, dengan skor 88,5 persen dari guru dan 95,1 persen dari siswa. Temuan ini menyimpulkan bahwa SIPAKATA cocok dan efektif sebagai pembelajaran digital Media untuk meningkatkan keterampilan literasi membaca dini.
Copyrights © 2026