Fenomena hujan deras dan gempa bumi telah lama menjadi perhatian dalam kajian geologi dan seismologi, terutama dalamĀ konteks hidroseismisitas, yaitu bagaimana infiltrasi air ke dalam tanah dapat memengaruhi kestabilan kerak bumi. Penelitian ini membahas hubungan antara hujan deras dan gempa bumi dalam perspektif tafsir saintifik terhadap QS. Fussilat [41]: 39 yang menggambarkan perubahan tanah setelah turunnya hujan. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan tematik deskriptif-analisis. Data yang digunakan bersumber dari kitab tafsir serta penelitian ilmiah yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hujan deras dapat mempengaruhi kestabilan tanah melalui peningkatan tekanan hidrologis, pergeseran massa tanah, dan pemicu tambahan pelepasan energi seismik terutama di wilayah dengan patahan geologis aktif. Temuan ini sejalan dengan berbagai faktor pemicu pelepasan energi seismik dalam kondisi tertentu. Penelitian ini mengungkap bahwa makna kata ihtazzat dalam QS. Fussilat [41]: 39 tidak hanya memiliki makna tentang menghidupkan kembali tanah yang mati, tetapi juga merujuk pada gerakan atau getaran kuat yang dalam hal ini mengandung penjelasan ilmiah mengenai dinamika geologi yang terjadi akibat curah hujan tinggi.
Copyrights © 2026