Pemanfaatan media sosial oleh pemerintah tingkat lokal merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan komunikasi dengan masyarakat. Namun, pemanfaatan media sosial di Kapanewon Imogiri masih tergolong rendah dan belum dikelola secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan pemanfaatan media sosial di Kapanewon Imogiri serta merumuskan rekomendasi strategis guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan komunikasi pemerintahan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-partisipatif melalui observasi dan diskusi dengan perangkat kapanewon serta masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa rendahnya pemanfaatan media sosial disebabkan oleh keterbatasan literasi digital, kurangnya sumber daya manusia pengelola, serta belum adanya strategi konten yang terencana. Di sisi lain, kondisi tersebut membuka peluang besar dalam penguatan citra daerah, peningkatan partisipasi masyarakat, dan promosi potensi lokal. Pengabdian ini merekomendasikan pelatihan literasi digital, pembentukan tim pengelola media sosial, dan pengembangan konten berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026