Penerangan Jalan Umum (PJU) memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama di malam hari. Terdapat dua sistem utama yang banyak diterapkan, yaitu PJU tenaga surya (PJUTS) dan PJU konvensional yang menggunakan listrik PLN. Kajian teoritis ini dilakukan untuk membandingkan keduanya dari sisi biaya investasi awal, biaya operasional tahunan, serta biaya pemeliharaan dan penggantian komponen dalam periode 20 tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa PJUTS memerlukan biaya investasi awal yang relatif lebih tinggi, namun memiliki biaya operasional yang rendah karena tidak dibebani tagihan listrik bulanan. Sebaliknya, PJU konvensional memiliki investasi awal lebih rendah, tetapi disertai tagihan listrik rutin dan biaya perawatan berkala yang menyebabkan total biaya menjadi lebih besar dalam jangka panjang. PJUTS dinilai lebih sesuai diterapkan di wilayah terpencil atau daerah yang belum terjangkau jaringan PLN, sedangkan PJU konvensional tetap relevan untuk daerah perkotaan yang telah memiliki infrastruktur listrik memadai. Kajian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dan pemangku kebijakan dalam menentukan pilihan sistem PJU yang lebih ekonomis, efisien, dan berkelanjutan sesuai kondisi wilayah dan kebutuhan setempat.
Copyrights © 2026