Diabetes melitus masih menjadi penyakit dengan angka penderita yang terus meningkat setiap tahun dan masih menjadi masalah utama dalam kesehatan di seluruh dunia. Tanaman herbal yang digunakan sebagai alternatif pengobatan yaitu daun seledri (Apium graveolens L.). Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh perbedaan konsentrasi ekstrak daun seledri dalam sediaan gel terhadap proses penyembuhan ulkus pada model tikus diabetes yang diinduksi aloksan. Penelitian ini dibagi dalam enam kelompok. Kelompok ini terbagi atas : Kelompok normal, kelompok negatif, kelompok positif, kelompok perlakuan 1 dengan pemberian ekstrak daun seledri konsentrasi 5 %, kelompok perlakuan 2 dengan pemberian ekstrak daun seledri 10 %, dan kelompok perlakuan 3 dengan pemberian ekstrak daun seledri konsentrasi 15 %. Parameter pengamatan yang digunakan adalah diameter ulkus selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi maksroskopik paling baik terdapat pada kelompok perlakuan 2 dengan gel daun seledri konsentrasi 10 % dan kelompok perlakuan 3 dengan gel daun seledri konsentrasi 15 %. Hal ini membuktikan bahwa gel ekstrak daun seledri (Apium graveolens L.) memiliki potensi sebagai alternatif terapi penyembuhan ulkus pada kondisi diabetes akibat induksi aloksan.
Copyrights © 2026