Fluktuasi permintaan pasar sering menimbulkan ketidakpastian dalam penentuan jumlah produksi pada industri tahu. Produksi yang berlebihan berisiko menyebabkan kerugian karena sifat tahu yang tidak tahan lama, sedangkan produksi yang kurang dapat mengurangi kepuasan pelanggan dan potensi keuntungan. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Fuzzy Tsukamoto untuk menentukan jumlah produksi tahu berdasarkan data permintaan dan persediaan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan tahapan fuzzifikasi, pembentukan aturan, inferensi menggunakan α-predikat, dan defuzzifikasi metode rata-rata terbobot. Data penelitian berupa data historis produksi periode Januari–Desember 2025, dengan variabel permintaan, persediaan, dan produksi. Berdasarkan kondisi Januari 2026 dengan permintaan 4325 kg dan persediaan 560 kg, diperoleh hasil produksi optimal sebesar 3958 kg. Hasil ini menunjukkan bahwa metode Fuzzy Tsukamoto mampu mengolah ketidakpastian data menjadi keputusan produksi yang lebih terukur, sehingga dapat meminimalkan risiko kelebihan maupun kekurangan produksi. Metode ini berpotensi diterapkan sebagai sistem pendukung keputusan pada usaha kecil dan menengah.
Copyrights © 2026