Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI SMART TRASH BIN BERBASIS INTERNET OF THINGS DENGAN INTEGRASI PLATFORM BLYNK UNTUK MONITORING SAMPAH REAL-TIME Santi Kayani Siregar; Bambang Irwansyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kebersihan lingkungan masih menjadi isu penting dalam kehidupan sehari-hari, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan sampah rumah tangga. Tempat sampah konvensional umumnya masih memerlukan kontak fisik sehingga berpotensi menjadi media penyebaran bakteri dan virus. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem Smart Trash Bin berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu bekerja secara otomatis dan dapat dipantau secara real-time melalui platform Blynk. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai pendeteksi jarak, motor servo sebagai aktuator pembuka tutup, serta indikator LED sebagai penanda status. Metode yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras, pengembangan perangkat lunak, serta pengujian fungsional sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membuka dan menutup tutup tempat sampah secara otomatis pada jarak kurang dari 20 cm serta dapat dikendalikan secara manual melalui aplikasi Blynk. Integrasi IoT berjalan dengan baik dan memungkinkan monitoring jarak serta status sistem secara real-time. Implementasi ini membuktikan bahwa Smart Trash Bin berbasis IoT dapat menjadi solusi higienis dan efisien dalam pengelolaan sampah modern.
Alat Penyiram Tanaman Berbasis Internet of Things (IoT) dengan ESP32 dan Aplikasi Blynk : Penelitian Santi Kayani Siregar; Dicky Apdilah; Muhammad Khojali; Nurul Akmal Jodi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5342

Abstract

Perawatan tanaman yang optimal memerlukan sistem penyiraman yang teratur dan sesuai kebutuhan, namun metode manual sering menimbulkan permasalahan seperti kelalaian, ketidakteraturan jadwal, serta keterbatasan waktu pengguna. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan alat penyiram tanaman berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan aplikasi Blynk untuk mendukung penyiraman otomatis serta pengendalian jarak jauh. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahapan identifikasi masalah, studi literatur, perancangan sistem, pengembangan prototipe, pengujian, dan evaluasi. Sistem yang dikembangkan terdiri dari ESP32 sebagai pusat kendali, modul relay sebagai penghubung beban, pompa air sebagai aktuator penyiraman, serta aplikasi Blynk sebagai antarmuka kontrol berbasis smartphone. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu terhubung dengan jaringan WiFi dan aplikasi Blynk secara real-time. Mode manual memungkinkan pengguna mengontrol pompa secara langsung, sedangkan mode otomatis menjalankan penyiraman berdasarkan jadwal waktu yang telah diprogram serta berhenti sesuai durasi yang ditentukan. Sistem menunjukkan respons yang cepat dan konektivitas yang stabil, sehingga dapat menjadi solusi efisien dalam meningkatkan efektivitas perawatan tanaman berbasis teknologi IoT.
Penerapan Metode Fuzzy Tsukamoto dalam Menentukan Jumlah Produksi Tahu Berdasarkan Data Permintaan dan Persediaan Muhammad Khozali; Santi Kayani Siregar; Khairul Saleh
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fluktuasi permintaan pasar sering menimbulkan ketidakpastian dalam penentuan jumlah produksi pada industri tahu. Produksi yang berlebihan berisiko menyebabkan kerugian karena sifat tahu yang tidak tahan lama, sedangkan produksi yang kurang dapat mengurangi kepuasan pelanggan dan potensi keuntungan. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Fuzzy Tsukamoto untuk menentukan jumlah produksi tahu berdasarkan data permintaan dan persediaan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan tahapan fuzzifikasi, pembentukan aturan, inferensi menggunakan α-predikat, dan defuzzifikasi metode rata-rata terbobot. Data penelitian berupa data historis produksi periode Januari–Desember 2025, dengan variabel permintaan, persediaan, dan produksi. Berdasarkan kondisi Januari 2026 dengan permintaan 4325 kg dan persediaan 560 kg, diperoleh hasil produksi optimal sebesar 3958 kg. Hasil ini menunjukkan bahwa metode Fuzzy Tsukamoto mampu mengolah ketidakpastian data menjadi keputusan produksi yang lebih terukur, sehingga dapat meminimalkan risiko kelebihan maupun kekurangan produksi. Metode ini berpotensi diterapkan sebagai sistem pendukung keputusan pada usaha kecil dan menengah.
Analisis Pola Penjualan Produk Pulsa Menggunakan Algoritma K-Means Clustering untuk Segmentasi Tingkat Popularitas Produk : Penelitian Yunita Sari; Bambang Irwansyah; Siti Gkhonia; Vivin Wulandari; Utami Wardah Hafiz; Santi Kayani Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5330

Abstract

Penjualan produk pulsa merupakan aktivitas bisnis yang memiliki tingkat dinamika tinggi seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan telekomunikasi. Permasalahan yang sering dihadapi pelaku usaha adalah kurang optimalnya pemanfaatan data transaksi penjualan untuk memahami pola permintaan dan tingkat popularitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penjualan produk pulsa dan melakukan segmentasi tingkat popularitas produk menggunakan algoritma K-Means Clustering. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa riwayat transaksi penjualan pulsa selama periode satu tahun. Data yang diperoleh melalui tahapan prapengolahan meliputi pembersihan, transformasi, dan normalisasi data sebelum dianalisis menggunakan algoritma K-Means. Jumlah cluster ditetapkan sebanyak tiga kelompok yang merepresentasikan kategori popularitas tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma K-Means mampu mengelompokkan produk pulsa secara jelas berdasarkan karakteristik penjualannya. Produk dengan jumlah transaksi tinggi tergolong dalam cluster popularitas tinggi dan memberikan kontribusi terbesar terhadap total penjualan, sedangkan produk dengan transaksi rendah berada pada cluster popularitas rendah.
Tempat Sampah Pintar dengan Sensor Jarak: Penelitian Santi Kayani Siregar; Dicky Apdilah; Muhammad Khojali; Fareza
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan merealisasikan sistem tempat sampah pintar berbasis mikrokontroler Arduino Uno dengan memanfaatkan sensor ultrasonik sebagai pendeteksi jarak dan motor servo sebagai aktuator pembuka serta penutup tutup tempat sampah. Latar belakang penelitian didasarkan pada kebutuhan akan sistem pembuangan sampah yang lebih higienis, praktis, dan otomatis tanpa sentuhan langsung. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yang meliputi tahap studi literatur, perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, perakitan rangkaian, pemrograman, pengujian sistem, serta analisis dan evaluasi kinerja alat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor ultrasonik mampu mendeteksi keberadaan objek pada jarak tertentu dan mengirimkan sinyal ke Arduino Uno untuk diproses sesuai program yang telah dirancang. Sistem kemudian menggerakkan motor servo untuk membuka tutup tempat sampah secara otomatis dan menutupnya kembali setelah beberapa detik. Berdasarkan hasil pengujian, seluruh komponen dapat bekerja dengan baik dan sistem berjalan sesuai dengan perancangan. Dengan demikian, tempat sampah pintar ini dinilai efektif dalam meningkatkan kebersihan dan higienitas lingkungan serta menjadi implementasi nyata penerapan sistem mikrokontroler dalam kehidupan sehari-hari.