Keandalan sistem catudaya merupakan faktor krusial dalam menjaga operasional peralatan teknis di lingkungan Kantor UPT Resort STL I.9 Puluraja, yang membawahi lima stasiun dengan jarak geografis antar lokasi mencapai ±20 km. Kendala utama yang dihadapi adalah sulitnya melakukan pengawasan langsung terhadap keberhasilan peralihan daya dari PLN ke Genset saat terjadi gangguan, mengingat jarak tempuh yang jauh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring status operasional PLN dan Genset berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan platform Blynk. Sistem ini menggunakan sensor ZMPT101B untuk mendeteksi tegangan AC, dengan penambahan kapasitor filter untuk menstabilkan pembacaan data analog dari gangguan elektromagnetik. Metode yang digunakan adalah rekayasa sistem yang meliputi tahap perancangan, perakitan perangkat keras pada papan PCB permanen, dan pengujian fungsionalitas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi perubahan status catudaya secara real-time dan mengirimkan notifikasi melalui perangkat mobile dengan ambang batas deteksi 50V. Implementasi alat ini terbukti meningkatkan efisiensi pengawasan aset di stasiun-stasiun terpencil, memungkinkan respon teknis yang lebih cepat tanpa terkendala jarak geografis.
Copyrights © 2026