Pekerja pemetik daun teh memiliki risiko mengalami gangguan kesehatan akibat paparan lingkungan kerja. Salah satu keluhan yang ditemukan adalah nyeri telinga akibat faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keluhan nyeri telinga pada pemetik daun teh di Perkebunan Kemuning, Karanganyar, Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan desain deskriptif Cross Sectional pada 30 wanita pemetik daun teh dengan usia 30–60 tahun yang telah bekerja lebih dari 10 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara dan pemeriksaan fisik sederhana terkait keluhan nyeri telinga. Sebanyak 18 dari 30 responden (60%) melaporkan nyeri telinga, terutama pada pekerja dengan masa kerja 15 tahun. Faktor risiko yang berkontribusi antara lain paparan udara dingin, kelembapan, ketinggian tempat bekerja serta posisi kerja yang memengaruhi telinga. Pemetik daun teh berisiko mengalami keluhan nyeri telinga akibat faktor lingkungan kerja.
Copyrights © 2026