Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1

Hubungan Jumlah Virus Terhadap Infeksi Oportunistik Pada Pasien Human Immmunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome

Audrieas, Aina (Unknown)
Hidayat, Hidayat (Unknown)
Hasbie, Neno Fitriyani (Unknown)
Prasetia, Toni (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2026

Abstract

Infeksi oportunistik merupakan faktor penyumbang utama angka kesakitan dan kematian pada penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV)/AIDS, yang terjadi akibat penurunan fungsi sistem imun. Salah satu faktor yang memengaruhinya ialah jumlah virus dalam tubuh pasien. Studi ini bertujuan guna melihat korelasi antara jumlah virus dengan insidensi infeksi oportunistik pada pasien HIV/AIDS di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Studi ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel mencakup 111 penderita HIV yang melaksankan terapi dan sesuai kriteria inklusi. Data berasal dari rekam medis meliputi jumlah virus dan jenis infeksi oportunistik, lalu dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil studi mendapatkan jika sebanyak 62 pasien (55,8%) mengalami infeksi oportunistik, dengan jenis infeksi terbanyak yaitu tuberkulosis  paru (45,2%), kandidiasis (21,0%), dan sifilis (16,1%). Hasil uji statistik didapatkan hubungan yang signifikan antara jumlah virus dengan kejadian infeksi oportunistik (p = 0,039). Ditinjau dari studi ini ditemukan adanya hubungan yang bermakna antara jumlah virus dan infeksi oportunistik pada pasien HIV/AIDS. Oleh karena itu, pemantauan viral load secara berkala penting dilakukan guna mendeteksi dini risiko infeksi oportunistik dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...